Kakakdewa

Minggu, 02 Oktober 2016

Seluruh Videotron di Jakarta Terancam Dicopot

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bakal mengambil tindakan tegas terkait tayangan film porno di papan iklan kawasan Jalan Raya Prapanca atau dekat kantor wali kota Jakarta Selatan. Ahok pun berencana membongkar seluruh papan iklan videotron yang ada di Jakarta.

Ahok mengatakan, penayangan iklan di Jakarta sudah tidak dipasang lewat videotron. Sebagai penggantinya, wadah penayangan iklan yang biasa menggunakan videotron akan diganti dengan TV LED yang terpasang di tembok.

"Sebenarnya videotron di Jakarta sudah tidak boleh. Yang kita minta itu adalah TV LED tempel ke dinding. Jadi semua videotron yang model-model billboard itu akan kami bongkar," Ahok saat menghadiri upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila di Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (1/10).

Namun langkah itu diambil sembari menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. Menurut Ahok, tindak lanjut baru akan diambil setelah dirinya mendapat hasil pemeriksaan dari Polda Metro Jaya.

"Saya sudah ngobrol terus dengan Pak Kapolda. Pak Kapolda membuat tim untuk menelusuri itu. Kita tunggu hasil penelusuran polisi," ujar Ahok.

Sebelumnya diberitakan, papan iklan videotron di dekat kantor wali kota Jakarta Selatan bikin heboh gara-gara menyetel video porno Jepang. Humas Wali Kota Jakarta Selatan Ika Mauli menjelaskan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Warga langsung berkerumun di bawah videotron berukuran 24 meter itu. Beberapa pengguna jalan merekam kejadian memalukan itu.

"Wali Kota Jakarta Selatan tidak punya videotron atau LED. LED di atas 24 meter itu kewenangan dinas pelayanan pajak," kata Ika, Jumat (30/9).

Setelah beberapa lama diputar, warga akhirnya ramai-ramai mematikan videotron tersebut dengan mencabut saklar listriknya.

"Kondisi saat ini listrik sudah dinyalakan kembali namun layar sudah tidak menampilkan video tidak senonoh tersebut," kata Ika.
Kakakdewa