Kakakdewa

Sabtu, 01 Oktober 2016

Video Porno Di Jakarta Selatan Dimatikan Tukang Soto

Papan iklan videotron di dekat kantor wali kota Jakarta Selatan bikin heboh gara-gara menyetel video porno. Video tersebut saat ini sudah dalam kondisi mati. Lucunya, orang yang mematikan video itu adalah seorang tukang soto yang berjualan tak jauh dari lokasi.

Domang, seorang tukang soto daging yang mangkal sekitar 20 meter dari lokasi papan iklan videotron mengaku saat itu dia sedang melayani pembeli. Tiba-tiba seorang pengemudi mobil memberi tahu bila videotron di Jalan Prapanca dekat kantor wali kota Jakarta Selatan memutar video porno.

Domang lalu melaporkan hal itu ke polantas yang berjaga di sekitar lokasi. Namun oleh polantas, Domang malah disuruh untuk mematikan video tersebut.

"Yang matiin ane Bang. Nggak tahu (Lama atau tidaknya durasi video) ane disuruh Polantas matiin, saat itu ane lagi dagang," ujar Dumang kepada merdeka.com di lokasi, Jumat (30/9).

Domang mengaku mematikan siaran video itu dengan membongkar panel yang ada di bawah tiang. Panel itu dikunci kemudian dia bongkar dan diturunkan sakelar seperti yang ada di meteran rumah.

"Itu kan ada panelnya, nah itu saya bongkar. Di dalamnya ada sakelar seperti di meteran rumah. Nah sakelarnya ane turunin. Mati deh," ujarnya.

"Kondisi saat ini listrik sudah dinyalakan kembali namun layar sudah tidak menampilkan video tidak senonoh tersebut," kata Ika.

Wali Kota Jaksel Tri Kurniadi juga kaget mendengar ada papan iklan mempertontonkan adegan video porno. Menurut dia, yang bertanggung jawab mengoperasikan iklan tersebut adalah dinas pajak. Dia akan segera memanggil aparat terkait.
Kakakdewa